Pengelola

Manajer Konten

Andre Indratama lahir di Bogor, 3 April 1998. Ia akrab dipanggil Andre.

Anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Syatrya Utama dan Herlianti (alm) ini pernah sekolah di SD, SMP, dan SMA Bina Insani, Bogor.

Kemudian ia pindah ke SMA Malahayati, Jakarta Timur.

Andre Indratama Bogor
Andre Indratama.

Sekarang Andre, panggilan akrabnya, sedang kuliah di Jurusan Hubungan Internasional (HI) di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP), Jakarta.

Pembawaannya yang tegas dan apa adanya, turut mewarnai konten yang disajikan di Agrikan.

Manajer Bisnis

Rivansyah Wirahadiutama lahir di Bogor, 17 Januari 1993. Ia akrab dipanggil Ivan.

Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Syatrya Utama dan Herlianti (alm) ini pernah sekolah di SD, SMP, dan SMA Bina Insani, Bogor.

Ivan
Rivansyah Wirahadiutama.

Kemudian Ivan melanjutkan kuliah di Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma, Jakarta. Tahun 2017 ia meraih gelar sarjana.

Sekarang masih aktif bekerja di sebuah perusahaan di Bogor.

Pembawaannya yang tenang, turut mewarnai konten di Agrikan.

Penasehat

Syatrya Utama lahir di Bintuhan, Kaur (dulu Bengkulu Selatan), 3 Februari 1962.

Anak ketiga dari tujuh bersaudara dari pasangan Arsyad (alm) dan Rosnah (alm) pernah sekolah di SD Negeri No. 2 Manna, SMP Negeri Manna, dan SMA Negeri 1 Manna, Bengkulu Selatan.

Kemudian ia kuliah di Institut Pertanian Bogor, 1980. Pada 4 April 1985, ia meraih gelar Sarjana Teknologi Industri Pertanian (TIN), Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta).

Judul skripsinya adalah Penerapan Metoda Pengendalian Persediaan dalam Menentukan Kebijakan Persediaan Bahan Baku di PT Kertas Bekasi Teguh, Bekasi, Jawa Barat.

Bagi Syatrya, menekuni dunia jurnalistik adalah kebetulan.

Suatu hari, di kantor perusahaan konsultan di Tebet, Jakarta Selatan, ia membaca iklan di harian Kompas bahwa Majalah Berita Mingguan (MBM) Tempo membutuhkan calon reporter.

Syatrya mengirimkan surat lamaran menjadi calon reporter. Alhamdulilah, dari sekitar belasan ribu yang melamar, ia lolos seleksi dan diterima di Majalah Tempo, April 1986.

Syatrya
Syatrya Utama di Taj Mahal, Agra, India.

Pada saat yang bersamaan, ia diterima di Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Departemen Transmigrasi, Jakarta.

Tetapi karena ia menyenangi dunia tulis-menulis, ia mengundurkan diri dari Departemen Transmigrasi dan berkonsentrasi di MBM Tempo.

Setelah 9  bulan mengikuti pendidikan dan diangkat sebagai karyawan tetap di MBM Tempo, pada 11 Juli 1987 ia mundur dari Majalah Tempo dan bergabung dengan Majalah Mingguan Berita (MMB) Editor.

Ia mengikuti jejak seniornya di Tempo seperti Mas Eddy Herwanto, Bang Marah Sakti Siregar, Bang Saur Hutabarat, Mas Surasono, dan Mas Syubah Asa (alm) ke MMB Editor.

Pada 21 Juni 1994, Majalah Editor (bersama MBM Tempo dan Tabloid Detik) dicabut izin usahanya oleh pemerintah.

Setelah menganggur 6 bulan, akhirnya terbit Majalah Mingguan Berita Tiras. Sebagian besar eks Editor bergabung ke MMB Tiras, termasuk Syatrya Utama.

Selama di Editor dan Tiras, ia mengasuh rubrik Hukum, Manajemen, Wawancara, Regional, Kesehatan, Lingkungan, Horison (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), serta Ekonomi dan Bisnis.

Jabatan terakhirnya di Tiras adalah Redaktur Eksekutif Kompartemen Ekonomi dan Bisnis.

Selama di Editor, Asisten Dosen Ekonomi Umum pada Tingkat Persiapan Bersama (TPB) IPB, 3 September 1984 – 15 Desember 1984, ini banyak mengikuti kursus.

Misalnya Managing Human Behavior at Work in A Dynamic Environtment (1989) dan Management Excellence: Managing Organizational Culture and Strategy (1990) di Lembaga Pendidikan dan Keterampilan Yureka, Jakarta.

Pada 1992, ia mengikuti kursus Analisis Laporan Keuangan di Institut Manajemen Prasetya Mulya, Jakarta.

Dua tahun kemudian, ia mengikuti kursus Ekonomi Makro untuk Manajer di Lembaga Manajemen Universitas Indonesia, Jakarta, 1994.

Dari 1 Juli 1998 – 30 September 2001, ia bekerja di Majalah Forum Keadilan. Ia menjabat sebagai Redaktur Pelaksana Kompartemen yang membawahi Rubrik Menggapai Keadilan, Suara Hati, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kesehatan, Lingkungan, Forum Pembaca, dan Kolom.

Kemudian Syatrya menjabat sebagai Redaktur Pelaksana Kompartemen Ekonomi dan Bisnis.

Semasa di Tiras, ia kuliah di Program Magister Manajemen (MM) di bidang Pemasaran di Sekolah Tinggi Manajemen labora di Jakarta.

Ia lulus 4 November 1998 (setelah di Forum Keadilan) dengan tesis, Analisis Sikap dan Pengaruh Sosial Konsumen dengan Model Maksud Perilaku (Behavioral Intentions Model) Fishbein (Studi Kasus Majalah FORUM di Jakarta).

Mulai 1 Oktober 2001, ia bekerja di Majalah Kesehatan Human Health. Dari Oktober 2001 sampai Februari 2002, ia menjabat Wakil Pemimpin Redaksi.

Sejak Februari 2001, ia menjabat sebagai Pemimpin Perusahaan (menangani bidang Sirkulasi, Iklan, dan Komunikasi Pemasaran).

Mulai April 2005, suami Nunung Kusumawati ini bekerja di Tabloid Agribisnis AGRINA. Sampai sekarang ia masih bekerja di AGRINA (sejak Mei 2015 terbit dalam format Majalah). Ia menjabat sebagai Redaktur Senior dan Pengembangan Bisnis.

Ada beberapa buku yang sudah ditulis Syatrya Utama. Antara lain bersama Windi Listianingsih, ia menulis buku, Dr. J.R. Saragih, SH, MM: Sentuhan Hati Anak Gunung Mengukir Simalungun, yang diterbitkan PT Permata Wacana Lestari, 2016.

Juga bersama Windi Listianingsih, ia menulis buku, Panduan Praktis Menulis Artikel, yang diterbitkan Prenadamedia Group, Jakarta, 2019.

Juga bersama Windi Listianingsih, ia menyunting buku yang  berjudul, Pertanian Presisi untuk Mensejahterakan Petani, yang diterbitkan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Jakarta.

Buku ini ditulis Ir. H. Winarno Tohir, praktisi pertanian dan juga Ketua Umum KTNA.