Tentang Kami

Agrikan merupakan singkatan dari agrikultur, kehutanan, dan perikanan. Agrikultur (pertanian) meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Agrikan.id merupakan blog atau website berbagi konten agribisnis tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.

Registrasi nama domain (domain name) Agrikan.id dilakukan Kamis, 18 Juli 2019.

Website ini menggunakan Content Management System (CMS) WordPress dan theme Newspaper IX.

Agribisnis

Agribisnis merupakan cara baru melihat dan membangun pertanian primer atau produksi primer (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan).

Sebagai kelanjutan pembangunan pertanian primer adalah pembangunan agroindustri atau produksi sekunder (industri yang mengolah hasil pertanian primer).

Pertanian primer tidak akan berkembang jika tidak didukung oleh industri hulu seperti pupuk, pestisida, pakan, obat, vitamin, vaksin, benih, serta alat dan mesin.

Agrikan, sistem dan usaha megasektor agribisnis.

Industri hulu, pertanian primer, dan agroindustri tidak akan berkembang jika tidak didukung oleh pemasaran, jasa penunjang (seperti perbankan, asuransi, pelatihan, dan pendidikan), dan lingkungan pemberdaya (infrastruktur dan regulasi).

Pembangunan secara simultan dan harmonis subsistem pertanian primer, industri hulu, agroindustri, pemasaran, jasa penunjang, dan lingkungan pemberdaya ini disebut dengan pembangunan sistem agribisnis.

Karena di setiap subsistem agribisnis terdapat pelaku usaha mikro, kecil, menengah, dan besar, maka pembangunan agribisnis biasa disebut dengan pembangunan sistem dan usaha agribisnis.

Kontribusi megasektor agribisnis terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2019, menurut Prof. Bungaran Saragih sekitar 45%.

Jadi, sebagian besar perekonomian nasional digerakkan oleh agribisnis.

Sejak 1980-an Guru Besar Agribisnis IPB University itu terus-menerus mengomunikasikan pembangunan agribisnis sebagai pemimpin dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Agrikan.id menggunakan pendekatan pemikiran pembangunan sistem dan usaha agribisnis tersebut di atas dalam berbagi konten megasektor agribisnis.

Visi Agrikan.id

Produsen agribisnis bahagia, konsumen agribisnis senang, dan regulator agribisnis berlaku adil.

Misi Agrikan.id

  1. Produsen agribisnis menghasilkan produk agribisnis berkualitas dengan produktivitas tinggi, efisien, menguntungkan, dan berkelanjutan.
  2. Konsumen memahami dan mendapatkan produk agribisnis yang berkualitas sesuai dengan standar nasional dan internasional dengan harga terjangkau.
  3. Regulator berlaku adil untuk kepentingan produsen agribisnis, konsumen agribisnis, dan masyarakat umum.

Navigasi Utama

Sewaktu menyusun Navigasi Utama, Agrikan.id terlebih dahulu membuat matrik sistem dan megasektor agribisnis. Kolom kiri megasektor agribisnis dan baris atas sistem agribisnis.

Berdasarkan matrik tersebut, Agrikan.id membagi kategori pos (posts) terdiri atas Ragam, Sarana, Produksi, Resto, Edusikan, Review, Data, Hobi, dan Wisata.

Agrikan, navigasi utama megasektor agribisnis.

Pada website atau blog, kategori berisi postingan ini biasa disebut Navigasi Utama.

Ragam

  • Memuat cerita pemasaran, jasa penunjang, serta infrastruktur dan regulasi, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita profil pelaku agribisnis di bidang pemasaran dan jasa penunjang, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita profil pelaku pembuat peraturan dan kebijakan agribisnis, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.

Sarana

  • Memuat cerita sarana agribisnis, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita profil perusahaan sarana agribisnis kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.

Produksi

  • Memuat cerita budidaya atau produksi primer, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita panen dan pascapanen budidaya atau produksi primer.
  • Memuat cerita profil pelaku atau perusahaan budidaya, kecuali untuk tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita perikanan tangkap.
  • Memuat cerita profil pelaku atau perusahaan perikanan tangkap.
  • Memuat cerita pengolahan produk segar menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.
  • Memuat cerita profil pelaku atau perusahaan pengolahan pangan dan non-pangan.

Resto

  • Memuat cerita restoran sebagai bagian dari industri kuliner.
  • Memuat cerita kafe sebagai bagian dari industri kuliner.
  • Memuat cerita warung atau gerobak sebagai bagian dari industri kuliner.

Edusikan

  • Edusikan merupakan singkatan dari Edukasi dan Agrikan. Kategori ini memuat info-info praktis yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan konsumen dan pelaku usaha.
  • Menyajikan ulasan produk segar dan olahan yang tidak bermerek, kecuali tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat ulasan perlindungan konsumen terhadap produk agribisnis, baik segar maupun olahan.

Review

  • Memuat ulasan produk segar dan olahan yang bermerek, kecuali tanaman hias, wisata, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat ulasan produk agribisnis bermerek yang menyimpang atau dipalsukan.

Data

  • Menyajikan data yang bermanfaat bagi pelaku usaha, konsumen, dan pembuat kebijakan.
  • Data yang disajikan meliputi data agribisnis dan umum yang berkaitan dengan agribisnis.

Hobi

  • Memuat cerita sarana, budidaya, penangkapan, jasa penunjang, serta peraturan dan kebijakan untuk tanaman hias, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita profil pelaku dan perusahaan di bidang tanaman hias, hewan kesayangan, dan perikanan hias.
  • Memuat cerita profil pelaku pembuat peraturan dan kebijakan di bidang tanaman hias, hewan kesayangan, dan perikanan hias.

Wisata

  • Memuat cerita destinasi wisata di bidang agribisnis.
  • Memuat cerita pelaku dan perusahaan wisata di bidang agribisnis.
  • Memuat cerita profil pembuat peraturan dan kebijakan wisata di bidang agribisnis.
  • Memuat cerita destinasi wisata yang merupakan ikon suatu daerah atau negara.

Navigasi Kedua

Navigasi Kedua (laman atau pages) memuat informasi tentang website atau blog Agrikan.id, yaitu Tentang Kami, Kontak Kami, Pengelola, Kebijakan Konten, Kebijakan Iklan, Kebijakan Privasi, dan Pedoman Media Siber.

Pada Pedoman Media Siber ini disajikan Pedoman Pemberitaan Media Siber, Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Hak Jawab, serta Penerapan Hak Tolak dan Pertanggungjawaban Hukum dalam Perkara Jurnalistik yang dikutip dari Buku Saku Wartawan, Dewan Pers, 2013.

Cara penyajian konten

  • Membuat alur konten yang mudah dimengerti.
  • Menggunakan pilihan kata yang mudah dimegerti.
  • Menggunakan pilihan kata kunci yang cocok dengan tema.
  • Mengombinasikan kalimat sederhana dan kalimat majemuk.
  • Ketebalan setiap paragraf sekitar 10 – 30 kata.
  • Menggunakan gaya bahasa yang relevan dengan tema.
  • Menggunakan senarai dalam menyajikan rincian.
  • Menggunakan visual yang relevan dan menarik.
  • Konten yang disajikan bersikap atau bernuansa positif.

Andre Indratama

Telah diperbarui beberapa kali. Terakhir, Jumat, 18 September 2020.