Manfaat bayam
Bayam merah. Sumber: indiamart.com.

Bayam yang banyak dikonsumsi dari varietas Amaranthus tricolor L., terutama bayam merah dan hijau. Bayam dapat dikonsumsi dalam bentuk sayur bening atau jus bayam.

Bagi penderita kadar asam urat darah tinggi dan rematik gout dilarang mengonsumsi bayam terlalu banyak karena kandungan purinnya tinggi. Di dalam tubuh, purin dimetabolisme menjadi asam urat.

Secara umum, kandungan gizi tanaman bayam terdiri atas zat gizi makro (air, protein, karbohidrat, dan lemak) dan zat gizi mikro (vitamin dan mineral). Kandungan serat bayam sekitar 2,7 gram per 100 gram bayam. Penderita kanker usus, diabetes, dan darah tinggi dianjurkan untuk mengonsumsi bayam.

Kandungan gizi bayam.

Berikut ini 16 manfaat mengonsumsi bayam. Antara lain menjaga kekebalan tubuh, mencegah anemia, menjaga kesehatan mata, mengurangi risiko asma, menjaga kesehatan kulit, menguatkan otot, dan sebagainya.

Mengelola diabetes

  • Bayam mengandung antioksidan alpha-lipoic yang sudah terbukti menurunkan kadar glukosa darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mencegah perubahan oksidatif.
  • Asam alpha-lipoic berguna menurunkan risiko neuropati prifer (gangguan saraf tepi) dan neuropati otonom (gangguan saraf otonom) pada penderita diabetes.

Mencegah kanker

  • Kandungan klorofil pada bayam sangat baik untuk mencegah efek karsinogenik.
  • Karsinogenik merupakan zat-zat atau paparan yang dapat memicu penyakit kanker.

Menjaga kesehatan mata

  • Kandungan karotenoid seperti betakaroten, lutein, dan zeaxhantin pada bayam bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
  • Dengan mengonsumsi bayam dapat melindungi mata dari penyakit penglihatan karena lanjut usia seperti rabun senja dan degenerasi makula.

Menjaga tekanan darah

  • Kandungan serat dan mineral pada bayam bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah plak di saluran pembuluh darah.
  • Karena kandungan kalium bayam tinggi. Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi dianjurkan mengonsumsi bayam.

Mengurangi risiko asma

  • Anak-anak yang mengonsumsi bayam berisiko lebih rendah terhadap perkembangan asma dibanding anak-anak yang jarang mengonsumsi bayam.
  • Kandungan betakaroten pada bayam dapat menurunkan risiko asma.

Menyehatkan tulang

  • Kandungan vitamin K pada bayam dapat membantu tulang menyerap kalsium sehingga tulang menjadi kuat.
  • Mengonsumsi bayam juga dapat mencegah osteoporosis (kekeroposan tulang), terutama pada lanjut usia.

Menjaga kesehatan kulit

  • Para wanita dianjukan untuk mengonsumsi bayam karena dapat menjaga kesehatan kulit.
  • Kandungan antioksidan yang tinggi pada bayam dapat melindungi kulit dari serangan radikal bebas.

Meningkatkan konsentrasi

  • Kandungan antikosidan yang tinggi pada bayam dapat mempengaruhi aktivitas mitokondria (yang bertanggung jawab mempengaruhi fungsi kognitif atau kemampuan menerima pengetahuan).
  • Kandungan folat pada bayam bermanfaat untuk mengurangi terjadinya penyakit Alzheimer (penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku secara bertahap.
  • Kandungan kalium pada bayam bermanfaat untuk membantu memperlancar aliran darah ke otok serta meningkatkan kesadaran, konsentrasi, dan aktivitas saraf.

Menguatkan otot

  • Manfaat sayur bayam sebagai antioksidan berkat faktor C0 – Q10, yang berperan penting memperkuat otot, terutama otot jantung yang terus memompa darah ke seluruh bagian tubuh.
  • C0 – Q10 dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati pelbagai penyakit kardiovaskular seperti hiperlipidemia (kadar lemak darah tinggi), gagal jantung, hipertensi, dan penyakit jantung koroner.

Meningkatkan metabolisme

  • Kandungan protein pada bayam lebih mudah dipecah oleh enzim untuk menjadi asam amino, yang berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
  • Bayam juga dapat mendorong seluruh proses metabolisme sehingga semua organ dapat berfungsi secara optimal.
  • Thilakoid pada bayam dapat menunda rasa lapar sehingga dapat menurunkan berat badan. Jadi bayam cocok bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

Mengurangi radang atau luka

  • Bayam dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka.
  • Kandungan antioksidan yang tinggi pada bayam dapat membantu tubuh melawan radikal bebas, pencetus peradangan.
Seikat bayam hijau.
Bayam hijau. Sumber: pickyourowngoods.com.

Mencegah aterosklerosis

  • Aterosklerosis merupakan penyempitan dan penebalan pembuluh darah arteri karena penumpukan plak pada dinding arteri.
  • Lutein, pigmen yang terdapat pada bayam, terbukti mengurangi terjadinya aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke (pecah atau tersumbatnya pembuluh darah pada otak).

Manfaat bagi ibu hamil

  • Kandungan folat pada bayam dapat membantu perkembangan saraf pada janin yang dikandung ibu hamil.
  • Kekurangan folat bagi ibu hamil sangat berisiko bagi janin. Bayi cacat seperti bibir sumbing dan spina bifida (terbentuknya celah atau kerusakan pada tulang belakang dan saraf tulang belakang) terjadi karena kekurangan folat.
  • Kandungan vitamin A pada bayam dapat membantu pembentukan paru-paru janin.

Manfaat bagi ibu menyusui

  • Kandungan vitamin C pada bayam dibutuhkan ibu menyusui untuk membantu penyerapan zat besi dari pangan nabati.
  • Kandungan kalsium pada bayam dibutuhkan ibu menyusui karena berguna untuk meningkatkan produksi air susu ibu (ASI).

Mencegah anemia

  • Kandungan zat besi yang terdapat pada bayam berguna untuk membentuk hemoglobin (protein yang berada di dalam sel darah merah). Hemoglobin ini berfungsi membawa oksigen ke seluruh organ dan jaringan tubuh).
  • Kandungan zat besi yang terdapat pada bayam juga berguna mencegah anemia, terutama pada saat menstruasi.

Menjaga kekebalan tubuh

  • Berkat kandungan vitamin C, vitamin A, folat, dan magnesium pada bayam, sayuran ini dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Tingginya kekebalan tubuh membuat kita dapat terhindar dari serangan pelbagai penyakit.

Referensi:

  1. https://agrikan.id/budidaya-bayam-merah.
  2. http://www.pdpersi.co.id/content/news.php?mid=5&nid=927&catid=7.
  3. https://tangerangkab.go.id/medangkel/detail-konten-skpd/show-berita-skpd/619/50.
  4. https://doktersehat.com/manfaat-bayam.
  5. https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/manfaat-bayam-hijau.
  6. http://www.depkes.go.id/development/site/dinas-kesehatan/index.php?cid=1-17012700004&id=tingkatkan-konsumsi-sayur-dan-buah-nusantara-menuju-masyarakat-hidup-sehat-.
  7. http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/index.php?cid=1-17042500001&id=menurut-ahli-gizi-ini-5-makanan-ini-terbaik-jadi-menu-diet-kamu.
  8. http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/index.php?cid=15112100027&id=8-trik-tingkatkan-daya-ingat.html.
  9. https://doktersehat.com/bayam-merah-dan-bayam-hijau-apakah-gizinya-berbeda.
  10. Wulandari, Ririn. 2015. Potensi Jus Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) terhadap Aktivitas Penghambatan Tahap Pembelahan Sel (Anti Mitosis) Embrio Bulu Babi (Diadema antillarum). Publikasi Ilmiah. Mataram: Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.