Lamine Yamal doyan ayam panggang dan saus kacang
Lamine Yamal dalam kompetisi La Liga Spanyol. Sumber foto: id.wikipedia.org/FotosLaLiga.

AGRIKAN.ID – Lamine Yamal dengan nama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana, 19, pemain sepak bola Spanyol, doyan nasi, ayam panggang, dan saus kacang.

“Ibu saya selalu memasaknya untuk saya sebelum saya bermain. Ini adalah hidangan yang memberi saya kekuatan,” kata penyerang timnas (tim nasional) sepak bola Spanyol dengan nomor punggung 19 itu. Timnas Spanyol menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026.

Nasi menjadi sumber energi untuk menjaga aktivitas sehari-hari, termasuk bermain sepak bola. Ayam merupakan sumber protein hewani dalam menjaga dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot yang aktif digunakan ketika bergerak atau berolahraga.

Lihat juga: Daging ayam sumber protein keluarga

Selain menambah rasa gurih, saus kacang tanah menjadi sumber lemak sehat, protein nabati, serat, serta vitamin dan mineral. Kacang tanah mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, tembaga, dan seng.

Selain nasi, ayam, dan saus kacang, Lamine Yamal juga suka melengkapi makanan utamanya dengan brokoli kukus. Brokoli mengandung banyak serat. Selain itu, sayuran tersebut juga mengandung kalsium, kalium, fosfor, vitamin C, vitamin A, dan vitamin K.

Untuk melengkapi vitamin dan mineral, Lamine Yamal juga suka menikmati jus jeruk dan potongan buah segar. Jadi, pola makan pemain sepak bola FC Barcelona dengan nomor punggung 10 itu tergolong lengkap untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuhnya.

Perjuangan Keluarga Lamine Yamal

Lamine Yamal lahir di Esplugues de Llobregat, Barcelona, Spanyol, 13 Juli 2007, dari keluarga multikultural. Ayahnya, Mounir Nasraoui, seorang pelukis bangunan, berasal dari Larache, Maroko. Ibunya, Sheila Ebana, seorang pelayan, dari Guinea Ekuatorial.

Menghormati dua orang, Lamine dan Yamal, yang telah membantu mereka dalam kesulitan, pasangan Nasraoui dan Ebana memberi nama anaknya Lamine Yamal. Kemudian ditambah nama mereka sendiri, menjadi Lamine Yamal Nasraoui Ebana.

Lihat juga: Cara pintar memilih daging ayam

Baru berusia tiga tahun, kedua orang tuanya, pasangan muda, berpisah. Lamine Yamal diasuh ibunya, Sheila Ebana, dan nenek pihak ayahnya, Fatima. Keduanya figur penting Lamine Yamal. Neneknya bekerja keras: tiga shift sehari demi masa depan keluarga.

Lamine Yamal tumbuh besar di Rocafonda, sebuah kawasan permukiman kelas pekerja di Mataró, Katalunia, Barcelona, Spanyol. Setiap kali merayakan gol, Yamal sering dengan gestur jemari yang membentuk kode pos tempat tinggalnya. Yamal bangga memberi penghormatan kepada lingkungan yang telah membentuk identitas dirinya.

Perjalanan di Akademi La Masia

Bakat sepak bola Yamal sudah terlihat sejak usianya empat tahun saat bermain di klub lokal La Toreta. Melihat potensinya, pada saat berusia enam tahun, pencari bakat FC Barcelona merekrut Yamal ke akademi legandaris La Masia pada 2014. Di akademi itu, perkembangannya kian pesat. Ia sering bermain untuk kelompok usia jauh di atasnya.

Yamal membuat sejarah dengan debut di tim utama Barcelona pada April 2023. Sejak saat itu, ia mengukir berbagai rekor, misalnya menjadi pemain termuda yang tampil, pemberi asis termuda di Liga Champions, dan pencetak gol termuda di kompetisi La Liga.

Pada saat dipanggil ke timnas senior Spanyol pada usia 16 tahun, karir Yamal semakin cemerlang. Ia mengguncang panggung internasional dengan membawa Spanyol juara  UEFA 2024 dan menjadi pemain termuda terbaik. Kecemerlangannya kian hebat hingga membawa negaranya juara Piala Dunia FIFA 2026 saat usianya menginjak 19 tahun.

Kebahagiaan Keluarga

Meski Sheila Ebana dan Mounir Nasraoui sudah berpisah dan masing-masing sudah membangun kehidupan baru, mereka tetap menjaga hubungan keluarga dengan baik. Yamal mengaku senang melihat ayah dan ibunya telah memiliki kehidupan barunya.

Dari pernikahan barunya, Ebana melahirkan Keyne pada September 2022. “Melihat ibu saya bahagia, saya melihat adik saya bisa memiliki masa kecil yang dulu saya harapkan. Itulah yang membuat saya paling bahagia,” kata Yamal, dikutip dari laman People.

Lihat juga: Cara mengenali daging ayam bermutu

Yamal tak pernah menyembunyikan rasa sayang kepada sang adik. Kebahagiaan Keyne menjadi salah satu hal paling berarti bagi Yamal. “Saya terharu ketika melihat adik laki-laki saya sebahagia ini, begitu juga melihat ibu dan teman-teman saya menjalani kehidupan yang selalu mereka impikan,” kata Yamal, dikutip dari laman The Athletic.

Bagi Yamal, memberikan kestabilan hidup bagi orang-orang tercintanya selalu menjadi motivasi utamanya dalam bertanding. Kini, ayahnya, Mounir Nasraoui, tinggal di kawasan elite Barcelona. Neneknya, tetap memilih tinggal di Rocafonda di sebuah rumah yang dibelikan sang cucu. Yamal tidak pernah malu dengan masa lalunya.

Yamal tetap menikmati chicken with peanut sauce khas Guinea, masakan sang ibu, sebelum bertanding sepak bola. “Ibu saya selalu memasaknya untuk saya sebelum saya bermain. Ini adalah hidangan yang memberi saya kekuatan,” ujar Lamine Yamal.

Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com

Artikel ini bisa juga diakses di majalaheditor.com.