Membasmi gulma pada tanaman padi.
Ilustrasi herbisida Ultron 25/18 WP dan lahan padi.

Membasmi gulma pada tanaman padi dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida Ultron 25/18 WP.

Herbisida berbahan aktif metil bensulfuron 25% dan natrium bispiribak 18% itu dapat digunakan untuk membasmi gulma berdaun lebar, rumput, dan teki.

Dengan formulasi WP (werrable powder), herbisida ini berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.

Herbisida yang dipasarkan Saprotan Utama itu dikemas dalam sachet 8 gram dan 20 gram.

Keunggulan herbisida pratumbuh dan awal purnatumbuh Ultron 25/18 WP dalam mengendalikan gulma pada tanaman padi sebagai berikut:

  1. Herbisida ini mengandung dua bahan aktif sekaligus sehingga tidak perlu mencampur. Metil bensulfuron untuk membasmi gulma berdaun lebar dan teki, sedangkan natrium bispiribak untuk mengendalikan gulma berdaun sempit (rumput).
  2. Kandungan bahan aktifnya relatif lebih tinggi.
  3. Mempunyai spektrum efikasi (kemampuan pembasmian) gulma yang lebih luas.
  4. Gulma mati dari bunga, daun, batang, hingga ke akar-akarnya. Karena itulah jika bunga gulma jatuh ke tanah tidak akan tumbuh lagi menjadi anakan gulma.
  5. Aman terhadap tanaman padi karena herbisida ini selektif membasmi gulma.
  6. Hemat dan mudah dalam pemakaian.
  7. Cukup satu aplikasi dalam satu musim tanam. Tetapi ada petani yang mengaplikasikannya dua kali, yaitu sebelum membajak sawah (sebelum gulma tumbuh) dan setelah gulma tumbuh. Tulisan ini menganjurkan satu kali aplikasi.

Membasmi gulma pada tanaman padi

Berikut ini gulma sasaran pada tanaman padi yang dapat dibasmi dengan menggunakan herbisida Ultron 25/18 WP:

  • Lakum air (Ludwigia octovalvis). Dalam bahasa Inggris, gulma berdaun lebar ini disebut longfruited primrose-willow.
  • Semanggen atau paku tapak itik (Marsilea crenata). Dalam bahasa Inggris, gulma berdaun lebar ini disebut nardoo atau false pepperwort.
  • Eceng padi atau wehwehan (Monochoria vaginalis). Dalam bahasa Inggris, gulma berdaun lebar ini disebut monochoria.
  • Jajagon atau gagajahan (Echinochloa crus-galli). Dalam bahasa Inggris, gulma rumput ini disebut barnyardgrass.
  • Riwit atau babawangan (Fimbristylis miliaceae). Dalam bahasa Inggris, gulma teki ini disebut globe fringe-rush.

Baca juga: Herbisida Novlect

Takaran penggunaan Ultron

Takaran di sini merujuk pada dosis dan konsentrasi. Dari dosis dan konsentrasi bisa dihitung volume semprot.

Dosis merupakan jumlah herbisida yang diperlukan untuk membasmi gulma/hektar, sedangkan konsentrasi merupakan jumlah pestisida yang dicampurkan ke dalam 1 liter air bersih.

Berikut ini takaran penggunaan Ultron:

  • Dosis yang dianjurkan untuk membasmi gulma berdaun lebar adalah 60 – 80 gram/ha, gulma berdaun sempit (rumput) 100 gram/ha, dan gulma teki 60 – 80 gram.
  • Dari dosis anjuran tersebut, ada petani yang memilih dosis 100 gram/ha untuk sekaligus membasmi gulma berdaun lebar, berdaun sempit, dan teki. Di sini kita pilih dosis 100 gram/ha.
  • Dari pengalaman petani, konsentrasinya adalah satu sachet 20 gram dilarutkan atau disuspensikan ke dalam 2 – 4 tangki berkapasitas 16 liter. Ada juga petani yang melarutkan satu sachet 20 gram ke dalam satu tangki 20 liter. Di sini kita pilih 4 gram/tangki 16 liter sehingga untuk satu sachet 8 gram bisa dua tangki dan satu sachet 20 gram bisa 5 tangki.
  • Dengan dosis 100 gram/ha dan konsentrasi 4 gram/tangki 16 liter, maka volume semprot untuk satu hektar adalah 25 tangki 16 liter.

Baca juga: Herbisida Loyant

Cara penggunaan herbisida Ultron

  • Larutkan (suspensikan) 4 gram Ultron (atau setengah sachet untuk kemasan 8 gram atau seperlima sachet untuk kemasan 20 gram) dengan air bersih ke dalam tangki semprot berkapasitas 16 liter. Aduk sampai rata. Untuk satu hektar diperlukan volume semprot 25 tangki berkapasitas 16 liter.
  • Sebelum penyemprotan, keringkan lahan sawah sampai macak-macak.
  • Semprotkan larutan herbisida Ultron pada gulma yang sudah mempunyai daun 2 – 5 lembar atau tumbuh aktif. Biasanya, pada saat itu umur padi sudah mencapai 8 – 15 hari setelah tanam (HST).
  • Penyemprotan dilakukan pagi hari, diperkirakan 4 – 6 jam setelah penyemprotan tidak terjadi hujan. Jika hujan, herbisidanya bisa luruh karena air hujan sehingga tidak efektif untuk membasmi gulma.
  • Sekitar 2 – 3 hari setelah aplikasi, sawah digenangi agar kerja sistemik herbisida Ultron lebih efektif.

Perhatikan penggunaan herbisida Ultron

  • Baca label dengan teliti dan ikuti petunjuk penggunaan herbisida Ultron 25/18 WP.
  • Gunakan herbisida Ultron sebelum habis masa kadaluarsanya.
  • Selama penyemprotan, gunakan alat pelindung diri (APD) seperti pakaian kerja (baju lengan panjang dan celana panjang), sarung tangan, topi, penutup hidung (masker), kaca mata, dan sepatu boots.
  • Simpan herbisida Ultron di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak.
  • Buanglah bekas kemasan herbisida di tempat yang telah ditentukan.

Cara penggunaan herbisida Ultron 25/18 WP ini bersifat umum. Jika ada masalah di lapangan, dapat berkonsultasi dengan layanan produsen, toko tani, petani lain, atau petugas dinas setempat.

Nah, sahabat Agrikan.id, demikianlah informasi cara mengendalikan gulma pada tanaman padi dengan herbisida Ultron 25/18 WP. Semoga bermanfaat.

Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com

Referensi:

  1. Brosur herbisida Ultron 25/18 WP. Tanpa tahun.
  2. Riset dari channel YouTube “Sahabat Petani”, “Henry Cy”, dan “Henry RJ”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here