Mesin panen tebu Austoft 8810 Case IH ini sebagai solusi mengatasi kelangkaan tenaga kerja panen tebu.
Empat unit mesin panen tebu Austoft 8810 berwarna hitam di lahan perkebunan PTPN 2. Sumber: media.cnhindustrial.com.

Ada beberapa alasan mengapa perkebunan tebu (Saccharum officinarum L.) berinvestasi mesin panen tebu (sugarcane harvester).

  1. Kesulitan mencari tenaga kerja panen tebu, terutama untuk pabrik gula di daerah yang jarang penduduknya.
  2. Tenaga kerja tebang tebu hanya bekerja 8 jam per hari, sedangkan mesin panen tebu dapat beropertasi 24 jam per hari.
  3. Kapasitas tebang tebu mesin panen tebu jauh lebih besar dibandingkan dengan tenaga kerja tebang tebu.
  4. Waktu panen tebu yang optimum relatif singkat sehingga penggunaan mesin panen tebu dapat membantu menyelesaikan kegiatan pemanenan tebu pada waktu yang telah ditentukan sehingga susut tebu atau gula dapat diminimalisir.

Boleh dikatakan tidak mudah bagi PT Perkebunan Nusantara 2 (PTPN 2) mendapatkan tenaga kerja panen tebu. Karena itulah perusahaan ini membeli empat unit mesin panen tebu Austoft 8810 Case IH

Cakupan bisnis perusahaan milik negara yang beroperasi di Sumatra Utara ini meliputi kelapa sawit, tebu, dan tembakau.

Dari sekitar 90.000 ha lahan yang dikelola, sekitar 8.500 ha di antaranya merupakan perkebunan tebu.

Produktivitas perkebunan tebu PTPN 2 sekitar 76 ton tebu per ha. Dengan luas tanam sekitar 8.500 ha maka total produksi tebu PTPN 2 ini bisa mencapai sekitar 646.000 ton per tahun.

Pada umumnya tebu dipanen pada umur 12 bulan, pada saat sudah mencapai masak optimal.
Ilustrasi. Perkebunan tebu PTPN 2. Sumber: ptpn2.com.

Dengan rendemen gula rata-rata sekitar 7%, maka perusahaan negara ini berpotensi menghasilkan gula tebu sekitar 45.220 ton per tahun.

Tebu masak, segar, dan bersih

Biasanya tebu dipanen pada umur 12 bulan sejak ditanam. Pada umur ini, biasanya tebu sudah masak optimal.

Sebenarnya, umur masak optimal ini tergantung varietas. Masak optimal varietas Genjah di bawah umur 12 bulan. Masak optimal varietas Sedang 12 – 14 bulan. Masak optimal varietas Dalam di atas 14 bulan.

Beberapa kriteria tebu masak, segar, dan bersih (MSB):

  1. Secara visual sebagian besar daun tebu mengering, kecuali kuncupnya. Untuk tebu yang mudah mengelentek (self trashing), sebagian besar daunnya rontok, baik karena mengelentek sendiri maupun dikelentekkan.
  2. Secara kimiawi, kadar gula (pol, brix, HK, rend) bagian bawah dan atas batang tebu sama.
  3. Tebu dinyatakan bersih jika tidak atau sedikit mengandung kotoran bukan tebu seperti daun pucuk, klaras, sogolan, tanah, dan benda lain yang bersabut atau tidak bersabut.
  4. Secara visual, tebu dinyatakan segar jika bekas potongannya masih basah (tidak kering) serta batangnya tidak keriput dan tidak berjamur.

Tapi sebenarnya, untuk mengetahui apakah tebu itu sudah saatnya dipanen, tidak cukup hanya melihat tanda-tanda fisik secara visual.

Produktivitas perkebunan tebu ptpn 2 mencapai 76 ton tebu per ha.
Ilustrasi. Potongan (billet) tebu. Sumber: ptpn2.com.

Cara umum yang dilakukan adalah melakukan analisis kemasakan, yang sering disebut dengan analisis gilingan contoh atau analisis gilingan kecil atau analisis gilingan pendahuluan.

Austoft 8810 Case IH

Sebagaimana kita ketahui, secara umum untuk pemanenan secara manual, kapasitas lapangan seorang pemanen tebu sekitar 0,0025 ha per jam.

Jika satu hari bekerja 8 jam maka diperoleh luas tebu panen sekitar 0,02 ha atau setara 1,52 ton tebu per hari (dengan asumsi produktivitas perkebuan tebu 76 ton tebu per ha).

Dengan luas lahan sekitar 8.500 ha, maka diperlukan sekitar 425.000 hari-orang pemanen tebu. Jika waktu optimal panen 180 hari, maka setiap hari kerja diperlukan sekitar 2.361 orang pemanen tebu.

Kondisi seperti inilah yang mendorong perkebunan tebu, termasuk PTPN 2, menggunakan mesin panen tebu, yang kapasitas tebangnya (ton cane per hectare atau TCH) besar.

Mesin panen tebu Austoft 8810 Case IH, yang diproduksi CNH Industrial, ini mempunyai kapasitas panen tebu sekitar 100 ton tebu per jam.

Jika dioperasikan 24 jam, hasil panennya sekitar 2.400 ton tebu. Dengan produktivitas perkebunan tebu 76 ton per ha, maka satu mesin panen tebu ini dapat memanen tebu sekitar 32 ha per 24 jam.

Selain itu, sisa batang tebu yang dipotong relatif lebih rendah dan rata sehingga ratun dapat tumbuh lagi dengan baik.

Mesin panen tebu Austoft 8810, yang bertenaga 353 hp ini, tergolong chopper harvester. Biasanya lama waktu tunggu setelah dipanen sebelum digiling tidak lebih dari 16 jam.

Kapasitas panen tebu Austoft 8810 Case IH sekitar 100 ton tebu per jam.
Ilustrasi. Mesin panen tebu Austoft 8010 dan 8810 di suatu perkebunan tebu. Sumber: media.cnhindustrial.com.

Pada tipe mesin panen ini, tebu yang sudah dipotong dari pangkal batangnya langsung dipotong-potong pendek (billet) sekitar 20 – 40 cm. Billet inilah yang dibawa ke pabrik untuk diolah menjadi gula.

Secara sederhana, proses yang terjadi di dalam satu unit mesin panen tebu tipe chopper harvester sebagai berikut.

  1. Mengarahkan batang-batang tebu dalam suatu barisan ke dalam bagian pemotong batang tebu.
  2. Memotong pucuk batang tebu.
  3. Memotong batang tebu di permukaan tanah.
  4. Menggoncang batang tebu supaya terlepas dari tanah dan pasir yang masih menempel.
  5. Memotong batang-batang tebu menjadi billet.
  6. Membawa billet menggunakan conveyor.
  7. Membuang sampah (trash) dan material yang ringan.
  8. Memuat billet ke kendaraan angkut. Billet bisa juga ditampung di mesin panen atau ditumpahkan ke kotak pengejar (chaser bin) yang ditarik oleh traktor atau dibawa oleh truk, yang bergerak beriringan dengan mesin panen tebu.

Di Indonesia, PT Altrak 1978 merupakan agen merek Case IH, New Holland, dan sebagainya.

PT Altrak 1978 ini sudah sejak 1980-an bekerjasama dengan PTPN 2 (penggabungan PTPN 2 dan PTPN 9).

“Mesin panen Austoft ini bermanfaat mengatasi kelangkaan tenaga kerja panen tebu. Pemotongannya lebih rendah (rata sampai pangkal batang tebu di dekat permukaan tanah) dan bersih, yang membuat pertumbuhan akar tebu berikutnya lebih baik,” kata Guntur Girsang, Manajer Bengkel Pusat PTPN 2.

Keunikan mesin panen ini berwarna hitam yang didesain khusus dalam rangka ulang tahun Austoft yang ke-75 pada tahun 2019, ketika mesin panen ini dipesan PTPN 2.

Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com.

Referensi:

  1. Rilis media CNH Industrial, Selasa, 1 September 2020.
  2. Rilis media CNH Industrial, Desember 2018.
  3. https://ptpn2.com/?page_id=232. Diakses Kamis, 3 September 2020.
  4. https://ptpn2.com/?page_id=62#. Diakses Kamis, 3 September 2020.
  5. http://web.ipb.ac.id/. Diakses 18 Januari 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here