Menyediakan unsur Ca (kalsium) yang dibutuhkan untuk ganti kulit udang.
Penggunaan Kapur Petanian. Sumber: Brosur PT Petrokimia Gresik.

Kapur Pertanian yang berbentuk tepung dan berwarna putih kekuningan ini mengandung CaCO3 85,27% dan (Al2O3 + Fe2O3) 0,18%.

Produk ini telah memenuhi syarat SNI 02-0482-1998.

Produk yang dipasarkan PT Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, ini banyak manfaat dan kegunaannya.

Kapur Pertanian ini dapat digunakan pada lahan pertanian, pada tanaman, pada tambak, serta pada ikan dan udang.

Pada lahan pertanian

  • Meningkatkan pH (derajat keasaman) tanah menjadi netral.
  • Meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah sehingga mudah diserap tanaman.
  • Menetralisir senyawa-senyawa beracun, baik organik maupun anorganik.
  • Meningkatkan populasi dan aktivitas mikroorganisme tanah yang sangat menguntungkan terhadap ketersediaan hara tanah.
Kapur Pertanian dapat meningkatkan pH tanah menjadi netral.
Penggunaan Kapur Pertanian. Sumber: Brosur PT Petrokimia Gresik.

Pada tanaman

  • Memacu pertumbuhan akar dan membentuk perakaran yang lebih baik sehingga penyerapan unsur hara menjadi optimal.
  • Membuat tanaman lebih hijau dan segar serta mempercepat pertumbuhan.
  • Meningkatkan produksi dan mutu hasil panen.

Pada tambak

  • Meningkatkan pH (derajat keasaman) pada tambak yang pH-nya rendah.
  • Menyediakan unsur Ca (kalsium) yang dibutuhkan untuk ganti kulit udang.
  • Memberantas hama dan penyakit.
  • Mempercepat proses penguraian bahan organik.
  • Mengikat kelebihan gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan oleh proses pembusukan dan pernapasan.

Pada ikan dan udang

  • Dengan kondisi air dan tanah yang baik, akan mempercepat perkembangan ikan dan udang serta memudahkan reproduksi.
  • Meningkatkan produksi ikan dan udang.

Kebutuhan Kapur Pertanian

Pada tanah pertanian yang bersifat masam, kebutuhannya sekitar 1.500-3.000 kg per ha. Kapur pertanian ditabur di atas permukaan tanah pada saat pengolahan tanah terakhir atau dua minggu sebelum tanam.

Meningkatkan produksi ikan dan udang.
Perbandingan hasil menggunakan Kapur Pertanian. Sumber: Brosur PT Petrokimia Gresik.

Pada tambak, kebutuhannya sekitar 1.000-1.500 kg per ha. Kapur Pertanian ditabur di atas permukaan tanah pada saat pengolahan tanah terakhir atau dua minggu sebelum air masuk tambak.

Untuk memperbaiki mutu air tambak selama periode pertumbuhan ikan dan udang, sebaiknya diberi Kapur Pertanian susulan setiap satu minggu sebanyak 50-100 kg per ha.

Dianjurkan pemberian Kapur Pertanian susulan dilakukan sampai masa panen. Disarankan untuk memberikan Kapur Pertanian susulan ini pada sore atau malam hari.

Andre Indratama | Email: agrikan.konten@gmail.com

Referensi:

Brosur PT Petrokimia Gresik. Tanpa tanggal, bulan, dan tahun.

(Catatan: Silakan pindahkan brosur Anda ke blog agrikan.id agar petani lebih mudah mengakses informasinya melalui HP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here