AGRIKAN.ID – IFF (International Flavors & Fragrances Inc.) merilis riset konsumen terbaru yang berfokus pada Generasi Alfa (Gen Alfa) India, mereka yang lahir antara tahun 2010 dan setelahnya. Riset tersebut dirilis di New Delhi, India, 7 Oktober 2025.
Mewakili 390 juta orang, atau 25% dari populasi di India, Gen Alfa adalah generasi pertama yang dibesarkan di lingkungan yang sepenuhnya digital, selaras secara emosional, dan sadar kesehatan.
Studi tersebut mengeksplorasi hubungan emosional Gen Alfa dengan makanan, mengidentifikasi rasa, tekstur, dan pengalaman yang memicu kegembiraan.
Studi ini juga memperkenalkan konsep produk yang memadukan kenikmatan dengan nutrisi, memberikan peta jalan bagi merek untuk menciptakan produk yang menyenangkan, seimbang, dan dibangun untuk loyalitas.
Berbeda dengan Generasi Milenial yang mengutamakan kesehatan dan Generasi Z yang mengutamakan ekspresi diri, Generasi Alfa memandang makanan sebagai sumber pemenuhan emosi, menggeser fokus dari fungsi dan gaya hidup ke kebahagiaan dan pengalaman.
“Generasi Alfa mungkin masih muda, tetapi mereka sudah menjadi influencer yang berpengaruh dalam pilihan makanan rumah tangga,” ujar Jayant Kapre, wakil presiden komersial, IFF Taste, India.
“Dengan mengungkap apa yang membuat mereka bahagia secara emosional dan nutrisi, penelitian ini memberdayakan mitra kami untuk merancang produk yang benar-benar relevan,” kata Jayant.
“Membangun kepercayaan saat ini memastikan relevansi jangka panjang dan membantu portofolio merek untuk masa depan di pasar yang berkembang pesat,” tambahnya.
Makanan sebagai emosi: cinta, perayaan, dan identitas
Bagi Generasi Alfa India, makanan memiliki makna emosional yang mendalam. Asupan tersebut melambangkan kasih sayang, kebanggaan, dan rasa memiliki yang dibentuk oleh penghargaan, perayaan, dan kebersamaan.
Rasa adalah pendorong kebahagiaan terkuat, dengan lebih dari 75% anak-anak mengatakan makanan favorit mereka membawa kegembiraan karena “sangat beraroma”.
Lihat juga: Lemak kakao dan bungkil cokelat
Cokelat memimpin preferensi, dengan 80% menempatkannya di tiga rasa teratas, diikuti oleh stroberi, keju, dan kombinasi yang menyenangkan seperti kue keju mangga dan cokelat-pisang, yang mencerminkan keterbukaan mereka terhadap hal-hal baru dan kejutan.
Rasa hanya permulaan bagi Generasi Alfa India
Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman sensorik seperti tekstur makanan, memainkan peran penting dalam kepuasan emosional.
Makanan favorit yang memanjakan seperti pizza dan burger berada di puncak daftar, dengan anak-anak menggambarkannya sebagai hangat, lembut, dan lumer, menghubungkannya dengan momen-momen kebahagiaan, perayaan, dan ikatan batin dengan keluarga dan teman.
Pizza dan burger juga diasosiasikan dengan budaya sebaya dan modernitas, dipilih karena mudah dibagikan dan relevansinya dengan pertemuan dan acara-acara khusus.
Lihat juga: Mengangkat citra kakao Indonesia
Lebih dari sekadar kepuasan indrawi, makanan berperan dalam membentuk identitas.
Anggota Gen Alfa mengekspresikan diri mereka melalui pilihan makanan, mulai dari lebih menyukai pasta dari pada nasi hingga mengaitkan hidangan tradisional seperti dal makhani (masakan India dari kacang hitam dan merah, yang kaya rempah) dan dadih dengan kenyamanan dan suasana rumah.
Kue lebih dari sekadar hidangan penutup; kue berfungsi sebagai simbol cinta dan perayaan.
Menyeimbangkan kegembiraan dan tanggung jawab
Studi ini menyoroti kesenjangan antara keinginan anak-anak dan apa yang orang tua masukkan ke dalam kotak bekal sekolah mereka.
Meskipun orang tua mengutamakan nutrisi, kesederhanaan, dan makanan rumahan yang mereka anggap lebih sehat, anak-anak mendambakan variasi, kejutan, dan stimulasi sensorik, termasuk rasa pedas.
Meskipun 40% anak melaporkan kepuasan dengan kotak bekal mereka, lebih dari separuhnya mengatakan mereka akan lebih senang dengan variasi yang lebih banyak dan pengalaman yang memanjakan seperti keju atau makanan yang renyah.
Meskipun orang tua berupaya menghindari camilan olahan dan camilan manis, 59% anak-anak sering mengonsumsi camilan kemasan, yang menggarisbawahi dominasi kenyamanan dan kesenangan dalam pilihan sehari-hari.
Keterikatan emosional mereka dengan pengalaman makanan yang penuh warna, lezat, dan menarik menandakan sebuah pergeseran, yaitu kegembiraan, bukan hanya nutrisi, yang mendorong preferensi makanan.
Menjembati kesenjangan makanan dengan Generasi Alfa
Merek yang dirancang dengan mempertimbangkan tekstur, warna, dan variasi, sekaligus menyadari pentingnya otonomi dan apresiasi, berada di posisi terbaik untuk terhubung dengan generasi ini.
Studi ini menyoroti ruang inovasi yang sedang berkembang, mulai dari rasa dan perisa yang digerakkan oleh emosi seperti cheesy crunch (rasa keju dan tekstur renyah) dan melty comfort (nyaman dari sesuatu yang lumer) hingga minuman probiotik dengan profil yang menyenangkan.
Kemasan yang cerah dan interaktif serta paket camilan yang bisa dibuat sendiri mengubah makanan menjadi sebuah pengalaman, memberdayakan anak-anak, dan memperkuat ikatan emosional
Apa itu International Flavors & Fragrances Inc.
IFF (International Flavors & Fragrances Inc.) yang melantai di New York Stock Exchange (NYSE), Amerika Serikat, berupaya menciptakan kegembiraan melalui sains, kreativitas, dan hati.
Sebagai pemimpin global dalam rasa, wewangian, bahan makanan, kesehatan, dan biosains, IFF menghadirkan inovasi baru dan berkelanjutan yang meningkatkan kualitas produk sehari-hari, yang memajukan kesehatan, memanjakan indra, dan meningkatkan pengalaman manusia.
Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com
Referensi:
- Rilis dari IFF Taste, India, 7 Oktober 2025. IFF research reveals what makes India’s Generation Alpha happy and hungry. Diterima melalui email pada Rabu, 8 Oktober 2025.
- Artikel di website curlytales.com (Ashmeet Guliani, 8 Oktober 2025) dan businessoffood.in (R.S Roy, 8 Oktober 2025).














