Menekuni bidang pertanian dengan kekuatan cinta.
Wayan Supadno di kebun buah naga. Sumber: dokumentasi Wayan Supadno.

Dengan kekuatan cinta, lelaki itu berdiri tegak merintis kesuksesan melalui bidang pertanian.

Tidak pernah terduga sebelumnya, anak petani gurem lagi tak berpunya sanggup meraih kehidupan gemilang karena cinta, love, amore.

Selaksa cinta juga dipersembahkan untuk menghidupkan pertanian di Indonesia.

Namanya Wayan Supadno.

Dia begitu meresapi dahsyatnya kekuatan cinta. The Power of love.

Kendaraan cinta itu sederhana dan lemah lembut. Tapi melalui kekuatannya yang maha dahsyat, dapat dengan cepat mengantar kita sampai ke sebuah tujuan untuk meraih cita-cita. Cintai cita-cita dengan perhatian yang khusus maka kekuatan kita akan meningkat. Semangat cinta membuat orang pantang menyerah, tidak takut gagal, dan selalu mencoba sampai meraih impiannya.

Wayan Supadno

Bergulat dengan sampah

Cinta membawa pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, 20 Juni 1967 ini gigih mengukir bisnis berbagai rupa.

Mulai dari ekspor pinang berlanjut pada jualan karung bekas, cangkang sawit, beras, buah naga, jeruk, ikan mas, kayu teh, briket, dan batu kapur. Hingga pembukaan lahan sawit menjadi titik balik kehidupannya. Dia juga merambah ke usaha perumahan serta rumah sakit.

“Karung bekas dicari-cari di tempat sampah. Jijik ‘kan? Saya cuci dan kemas, jadi duit,” kata Wayan.

 Wayan tidak malu walau harus bergulat dengan sampah.

“Cangkang sawit yang terbuang, saya kemas jadi duit,” katanya.

Berkat usaha ini Wayan sukses membuka lahan sawit dan kemudian mendirikan rumah sakit di Riau.

Lihat.

Sampah-sampah itu ada nilainya jika bisa mengelola dengan baik dan penuh suka cita.

Kembali Wayan bergumul dengan sampah.

Berbagai tumbuhan dan hewan mati, kotoran hewan, atau limbah organik lainnya dia olah. Sebab, dia mendamba lahan subur layaknya era 70’an yang kini sulit ditemui.

Berbagai komoditas pertanian yang ditanam di lahan sakit itu pun hasilnya kurang menjanjikan. Kondisi ini tak luput dari perhatiannya.

Teknologi WS

Wayan tahu, aplikasi pupuk bio-organik, pupuk hayati, hormon pertumbuhan atau zat pengatur tumbuh (ZPT), dan biopestisida bisa membantu memulihkan kondisi tanah pertanian yang sakit menjadi gembur kembali dan membantu mengangkat produktivitas tanaman.

Dia lantas meneliti dan meramu aneka sampah organik menjadi barang bermutu.

Lahirlah pupuk hayati majemuk Bio-EXTRIM, pupuk hayati cair RAJA RHIZO, pupuk bio-organik ORGANOX, hormon pertumbuhan ZPT HORMAX, dan biopestisida BOMAX.

Wayan Supadno (kanan) dan Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) di Puri Cikeas, Bogor. Sumber: dokumentasi Wayan Supadno.

Paket inovasi dan teknologi besutan Wayan itu beken disebut teknologi WS.

Sesungguhnya teknologi WS mewujud berkat kepedulian Wayan pada petani dan pertanian Indonesia. Sehingga, petani lebih antusias menatap masa depan.

Tidak melulu mengejar keuntungan bisnis, membawa semangat cinta, Wayan selalu siap sedia membantu para petani. Dia aktif sepanjang hari menyambut diskusi dari rekan petani.

Wayan juga senang berbagi ilmu dengan petani secara langsung ataupun dialog secara interaktif melalui televisi dan radio. Tulus berbagi agar semua menjadi lebih baik.

Sebab cinta melahirkan ketulusan, keikhlasan.

“Miliki yang dicintai dan cintai yang dimiliki. Pertanian ini milik kita,” kata Wayan.

Singkat dan padat. Namun, menggambarkan pekatnya cinta Wayan pada dunia pertanian. 

Sepatu kitalah yang paling pas

Anda bisa membaca kisah Wayan Supadno melalui biografi, “Wayan Supadno, Perwira TNI: Sukses Menjadi Petani”.

Di dalam buku setebal 264 halaman dan terdiri atas 19 bab ini diceritakan secara lengkap bagaimana perjuangan Wayan Supadno, yang jatuh cinta pada pertanian.

Sukses Menjadi Petani
Biografi Wayan Supadno.

Jatuh-bangun melalui bisnis, Wayan merasa pas memakai ‘sepatu’ di bidang pertanian. Sepatu yang ia geluti masa kecil. Dia memelihara sepatu ini dengan penuh rasa cinta.

“Jangan pakai sandal atau sepatu orang, sepatu kitalah yang paling pas. Maksudnya, tahu diri,” ucap Wayan.

Selain itu, sangat penting mengenali diri sendiri. Dengan begitu, potensi diri sendiri yang mungkin masih tertutup akan tersingkap.

“Selalu kembangkan investasi yang sesuai dengan bakat, minat, dan kesibukan.”

Begitu Wayan kerap mengingatkan.

Berinvestasi pada tanaman jangka pendek, seperti padi dan jagung akan mengisi hari-hari cukup padat. Cocok diterapkan pengusaha yang menyukai kesibukan harian.

Untuk berdeposito, tanaman jangka menengah, seperti buah naga bisa menjadi pilihan. Sementara sebagai asuransi, ada jabon, karet, dan kelapa sawit sebagai alternatif budidaya tanaman keras.

Kesuksesan seringkali diraih orang-orang bergelar PSDs (poor, smart, with a deep desire) to become wealthy.

Menurut Ace Greenberg, partner senior dan CEO Bear Stearns, Amerika Serikat, mereka adalah orang-orang miskin tapi pintar dan terutama mempunyai hasrat kuat untuk berhasil.

Jadi, kesuksesan sejati bisa diraih siapapun tanpa harus ada unsur genetis atau keturunan.

Wayan salah satunya.

Dia anak petani gurem, miskin, tetapi memiliki hasrat kuat untuk maju menumbuhkan minat dengan cinta yang pekat.

Dan Wayan mendapatkannya.

Dia praktisi, motivator petani, dan formulator pupuk organik hayati yang kehadirannya selalu dinanti banyak pelaku usaha pertanian di Indonesia.

Syatrya Utama (HP. 0818.79.5995)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here