Lemari pembeku horizontal cenderung hemat listrik.
Chest freezer merek Aqua. Sumber: shopee.co.id.

Pada era pandemi Covid-19 ini, banyak yang beralih membeli pangan beku (frozen food) seperti daging ayam, daging sapi, udang, dan ikan. Baik yang terolah maupun belum.

Maklumlah, masyarakat mulai mengurangi frekuensi belanja ke pasar untuk membeli pangan segar. Mereka takut tertular Covid-19 dari kerumunan di pasar atau pasar swalayan.

Menurut informasi pedagang pangan beku, omzet penjualan pangan beku selama pandemi Covid-19 ini meningkat sampai 50%.

Dengan menggunakan lemari pembeku (freezer), Anda dapat menyimpan pangan beku dalam waktu relatif lama. Anda tidak perlu belanja terlalu sering ke pasar atau pasar swalayan.

Karkas utuh ayam, misalnya, dapat bertahan sampai 12 bulan jika disimpan pada suhu -180C sampai – 230C. Daging ayam yang sudah dipotong-potong dapat bertahan sampai 9 bulan.

Di kulkas rumah tangga memang sudah ada freezer. Tapi ukurannya relatif kecil. Jika Anda perlu menyimpan pangan beku relatif banyak, sebaiknya membeli lemari pembeku tersendiri.

Apalagi kalau Anda mau menjadi pedagang pangan beku di perumahan. Sebaiknya volume lemari pembekunya minimal 380 liter.

Lemari pembeku horizontal atau vertikal

Sebagai konsumen atau pedagang pangan beku, tentu Anda memerlukan lemari pembeku (freezer) untuk menyimpan pangan beku dalam waktu yang relatif lama.

Dari segi bentuk, ada lemari pembeku horizontal (chest freezer) dan lemari pembeku vertikal (upright atau deep freezer).

Lemari pembeku horizontal

  • Bentuk lemari pembeku horizontal ini melebar.
  • Pintu lemari pembeku ini dibuka ke atas.
  • Biasanya ada sekat di bagian dalam untuk memisahkan makanan yang dibekukan.
  • Kapasitasnya relatif lebih besar dibandingkan dengan yang vertikal.
  • Lemari pembeku horizontal ini cenderung lebih hemat listrik.
  • Agar makanan tertata rapi, Anda memerlukan keranjang untuk menyimpan makanan.
  • Bentuknya menjorok ke bawah, sering menyulitkan mengambil makanan bagian bawah.
  • Karena ukurannya lebih lebar sehingga memerlukan banyak tempat.

Lemari pembeku vertikal

  • Lemari pembeku berbentuk kulkas ini membutuhkan tempat yang lebih sedikit. Bisa ditempatkan di sudut-sudut ruangan.
  • Lemari pembeku model tegak ini sudah dilengkapi dengan rak-rak bertingkat sehingga memudahkan pengaturan dan pemisahan bahan makanan berdasarkan kelompok tertentu.
  • Lebih mudah menjangkau dan mengambil makanan tanpa perlu menunduk dan merogoh ke dalam.
  • Bentuknya tegak lurus membuat kita kesulitan menyimpan bahan makanan berukuran besar dan panjang.
  • Pada proses defrost (pencairan es), cenderung lebih berisik. Sebelum proses defrost, semua isi lemari pembeku harus dikeluarkan.
  • Lemari pembeku vertikal ini sedikit lebih boros listrik dibandingkan dengan yang horizontal.
Deep atau upright freezer. Sumber: mesinkamu.com.

Di pasaran, Anda dapat memilih merek lemari pembeku sesuai dengan kebutuhan. Sebut saja Modena, Electrolux, Elba, Midea, Aqua, RSA, Sharp, Gea, LG, Sanyo, Maspion, Denpoo, Daewoo, dan Ikeda.

Referensi:

  1. https://chiller.id/perbedaan-deep-freezer-dan-chest-freezer/.
  2. https://bacteriality.com/merk-freezer-box-terbaik/.
  3. https://www.indotara.co.id/tips-memilih-freezer&id=340.html.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here