AGRIKAN.ID – Cita rasa kopi itu banyak. Tetapi, secara umum, atribut cita rasa kopi yang perlu kita resapi adalah fragrance, aroma, body, flavor, acidity, sweetness, bitterness, balance, dan aftertaste.
Fragrance
Fragrance (keharuman) menggambarkan bau kopi sebelum diseduh. Orang biasa menyebutnya dengan aroma kering atau aroma bubuk kopi.
Tergantung jenis kopinya, fragrance ini bisa berupa bau buah-buahan, rempah-rempah, kayu, atau tanah.
Perhatikan. Orang suka menciumi kopi bubuk sebelum diseduh. Fragrance kopi bubuk ini bisa menjadi petunjuk awal tentang karakter rasa kopi, apakah akan terasa manis, asam, atau pahit.
Aroma
Aroma menggambarkan bau kopi setelah diseduh. Aroma ini dapat dilukiskan dengan berbagai istilah seperti floral (bercorak bau bunga), buah-buahan, kacang, herbal, atau aroma terbakar.
Lihat juga: Mengenal anatomi buah kopi
Menilai aroma ini dapat dilakukan dengan mencium aroma pada saat mengaduk permukaan kopi seduhan dan pada saat kopi terlarut.
Body
Body (kekentalan) menggambarkan tingkat kekentalan kopi yang terasa di lidah dan langit-langit mulut pada saat diseruput. Selain itu ada juga sensasi yang dirasakan seperti berminyak atau berair.
Kopi dengan body yang tebal terasa lebih kaya dan berat dimulut. Kopi dengan body yang ringan terasa lebih tipis dan kurang intens (kurang hebat).
Tapi bukan berarti kopi dengan body yang ringan kurang nikmat. Tergantung penikmat kopinya. Ada juga yang lebih suka kopi dengan body yang ringan.
Flavor
Flavor atau flavour menggambarkan kombinasi rasa dan aroma yang terdeteksi pada saat mencicipi kopi. Di sini bukan hanya mencakup rasa dasar seperti manis, pahit, atau asam, tetapi merupakan spektrum rasa yang kompleks seperti buah-buahan, bunga, kacang-kacangan, atau rempah-rempah.
Flavor dirasakan di lidah bersamaan pada hidung ketika aroma uap mengalir dari mulut ke hidung.
Acidity
Acidity (keasaman) menggambarkan tingkat keasaman yang dirasakan pada saat menyeruput kopi.
Lihat juga: Pengolahan buah kopi jadi bubuk
Keasaman tersebut memberikan rasa segar dan komplek seperti rasa buah-buahan. Tapi bukan rasa asam yang ‘merusak’ lambung seperti yang diasosiasikan dengan asam pada buah-buahan atau cuka.
Sweetness
Swetness merujuk pada tingkat rasa manis alami yang terdapat di dalam kopi. Rasa manis ini tidak sama dengan rasa gula tambahan, tetapi sensasi rasa manis yang lembut yang terasa di ujung lidah.
Karena itulah, disarankan untuk minum kopi tanpa tambahan gula agar bisa merasakan rasa manis alami yang terkandung di dalam kopi.
Sebagaimana kita ketahui, kopi mengandung karbohidrat sehingga bisa menimbulkan rasa manis yang menyenangkan.
Seringkali barista (ahli penyeduh minuman kopi) mengatakan seduhan kopi rasa manis, karamel atau cokelat, sebagai pertanda tingkat rasa manis kopi yang signifikan (berarti).
Bitterness
Bitterness (kepahitan) menggambarkan tingkat rasa pahit yang kuat dan intens (hebat atau sangat kuat) pada kopi.
Kafein, asam klorogenat, melanoidin, dan sebagainya yang terdapat di dalam biji atau bubuk kopi berkontribusi pada rasa pahit.
Selain itu, menggunakan air yang terlalu panas atau waktu ekstrasi yang terlalu lama pada saat penyeduhan, dapat meningkatkan rasa pahit kopi.
Tetapi setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda terhadap rasa pahit kopi. Sejumlah penikmati kopi menyukai rasa pahit yang kuat, tetapi ada yang menyenangi rasa pahit yang ringan.
Balance
Balance (keseimbangan) mencerminkan rasa kopi yang seimbang dari segi keasaman, kemanisan, dan kepahitan. Tidak ada rasa yang dominan, tetapi memiliki perpaduan rasa asam, pahit, dan manis yang harmonis dan kompleks.
Kopi yang harmonis tidak hanya terasa enak, tetapi juga meninggalkan kesan yang menyenangkan secara keseluruhan.
Aftertaste
Aftertaste menggambarkan sensasi rasa dan aroma yang tersisa di mulut setelah kopinya terteguk.
Aftertaste ini beragam, mulai dari rasa manis, asam, dan pahit sampai dengan rasa buah-buahan atau bahkan pedas.
Lihat juga: 4 Spesies kopi komersial di dunia
Kekhasan aftertaste ini bisa terasa lama (long), singkat (short), kering (dry), atau bisa meninggalkan sensasi kesemutan (tingling).
Jadi, aftertaste merupakan bagian penting dari pengalaman minum kopi yang memberikan kesan akhir setelah kopi tertelan.
Poin penting cita rasa kopi
Setiap orang bisa menikmati cita rasa kopi sesuai dengan persepsinya masing-masing. Apakah itu menikmati seduhan kopi bubuk arabika, robusta, liberika, atau ekselsa.
Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com
Referensi:
Riset fakta dan informasi di web atau blog coffeeland.co.id, coffeeableindo.wordpress.com, deltacoffee.co.id, espressocoffeeguide.com, kompasiana.com, majalah.ottencoffee.co.id, ottencoffee.co.id, sadakoffie.com, specialcoffeeitaly.com, dan sumatra.id.
Lihat Ebook: Dongeng Palestina Part 2
Lihat ebook: Panduan Praktis Menulis Artikel














