beragam produk susu
Beragam produk susu di pasaran. Sumber: dokumentasi Tabloid Agrina.

Sebelumnya Agrikan sudah menulis pentingnya mengonsumsi telur ayam secara rutin agar tubuh kita kuat menangkal Covid-19.

Di dalam artikel sebelumnya disebutkan tentang resep Dokter Zhang Wenhong, Ph.D, 51, Kepala Departemen Penyakit Menular Rumah Sakit Huashan, Shanghai, China, untuk menangkal Covid-19.

  1. Banyak minum air (hidrasi)
  2. Minum susu (gizi seimbang)
  3. Makan telur ayam (gizi seimbang)
  4. Banyak tidur (istirahat)
  5. Tidak keluar rumah (agar tidak tertular Covid-19 dari orang-orang yang mengemban Covid-19)

Kali ini Agrikan menulis tentang pentingnya meminum susu secara rutin agar tubuh kita kuat menangkal Covid-19.

Definisi susu

Susu (susu segar atau fresh milk) merupakan hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya yang dapat dimakan atau digunakan sebagai bahan makanan yang aman dan sehat. Bahan makanan ini tidak dikurangi komponen-komponennya atau ditambah bahan lain.

Pohon industri susu. Sumber: Ditjen Agro dan Kimia, Kementerian Perindustrian.

Hewan-hewan yang susunya digunakan sebagai bahan makanan adalah sapi perah, kerbau, unta, kambing perah (kambing etawa), dan domba.

Berbagai sapi diternakkan untuk diperah susunya antara lain Ayrshire, Brown Swiss, Jersey, Guernsey, Zebu, Frisien Holstein atau Sapi Grati, Fries Holland dan turunannya.

Komponen-komponen susu yang terpenting adalah protein dan lemak.

Kandungan protein susu berkisar antara 3 – 5 persen sedangkan kandungan lemak berkisar antara 3 – 8 persen.

Komposisi air susu

Sekitar 87,90% susu segar terdiri atas air dan sisanya 12,10% berupa bahan kering.

Bahan kering ini terbagi atas bahan kering tanpa lemak 8,65% (albumin, laktosa, vitamin, enzim, dan gas) dan lemak 3,45%.

Albumin terbagi lagi atas casein dan protein.

Air di dalam air susu berfungsi sebagai pelarut bahan kering. Sebagian besar air di dalam air susu dihasilkan dari air yang diminum ternak sapi.

Kadar lemak sangat berarti dalam penentuan nilai gizi air susu. Bahan makanan hasil olahan dari bahan baku air susu seperti mentega, keju, krim, susu kental dan susu bubuk banyak mengandung lemak. 

Laktosa adalah bentuk karbohidrat yang terdapat di dalam air susu. Bentuk ini tidak terdapat dalam bahan-bahan makanan yang lain.

Laktosa terbentuk dari dua komponen gula yaitu glukosa dan galaktosa. Sifat air susu yang sedikit manis ditentukan oleh laktosa.

Pemberian laktosa atau susu dapat menyebabkan mencret atau gangguan perut bagi orang yang tidak tahan terhadap laktosa.  Hal ini disebabkan kurangnya enzim laktase dalam mukosa usus.

Kadar vitamin di dalam air susu tergantung dari jenis makanan yang diperoleh ternak sapi dan waktu laktasinya.

Vitamin diukur dengan satuan International Units (IU) dan mg.

Vitamin yang terdapat di dalam lemak disebut ADEK, dan vitamin yang larut di dalam air susu, meliputi vitamin B komplek, vitamin C, Vitamin A, provitamin A dan vitamin D.

Vitamin yang larut di dalam air susu yang terpenting ialah vitamin B1, B2, asam nikotinat, dan asam pantotenat.

Manfaat minum susu

  • Mencegah osteoporosis dan menjaga tulang tetap kuat. Bagi anak-anak, susu berfungsi untuk pertumbuhan tulang yang membuat anak menjadi bertambah tinggi.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mencegah kerusakan gigi dan menjaga kesehatan mulut. Susu mampu mengurangi keasaman mulut, merangsang air liur, mengurangi plak, dan mencegah gigi berlubang.
  • Menetralisir racun seperti logam atau timah yang mungkin terkandung dalam makanan.
  • Mencegah terjadinya kanker kolon atau kanker usus.
  • Mencegah diabetes tipe 2.
  • Memperhalus kulit sehingga membuat kulit lebih bersinar.
  • Membantu agar lebih cepat tidur. Hal ini karena kandungan susu akan merangsang hormon melatonin yang akan membuat tubuh mengantuk.

Ragam produk susu

Sebenarnya yang bagus itu adalah meminum 100% susu segar (fresh milk) karena komposisinya masih lengkap.

Susu pasteurisasi Greenfields. 100% susu segar. Sumber: greenfieldsdairy.com.

Tapi di pasaran kita mengenal beragam produk yang berbahan baku susu.

  1. Susu pasteurisasi, yaitu susu yang dipanaskan 72-75 oC selama 15-20 detik untuk membunuh kuman-kuman patogen di dalam susu. Setelah itu didinginkan dan dikemas. Biasanya susu pasteurisasi ini berasal dari 100% susu segar.
  2. Susu Ultra High Temperature (UHT), yaitu susu yang dipanaskan pada suhu tinggi (sekitar 135 – 140 oC) selama sekitar 2-3 detik. Setelah itu didinginkan dan dikemas.
  3. Susu evaporasi (evaporated milk). Dulu dibuat dari susu yang diuapkan airnya hingga 30%, sehingga cairan susunya berwarna sedikit gelap dan mempunyai rasa seperti susu yang sudah direbus. Kini jenis susu ini dibuat dari susu bubuk yang diberi minyak nabati.
  4. Susu kental manis (condensed milk), yaitu susu evaporasi yang sudah diberi gula. Teksturnya sangat kental karena dari gula yang diuapkan dan warnanya kekuningan.
  5. Di pasaran kita juga mengenal beberapa istilah pada produk susu seperti skim milk (susu tanpa lemak), full cream (mengandung 4% lemak dan kebanyakan mengandung Vitamin A dan D), low sodium milk (susu rendah sodium atau natrium), low fat milk (susu rendah lemak), chocolate milk (dibuat dari susu full cream yang ditambah 1-2% cokelat, gula, dan stabilisator), dan sebagainya.

Referensi:

  1. https://greenfieldsdairy.com/id/business/our-farms/.
  2. https://greenfieldsdairy.com/id/about-us/greenfields-farming-philosophy/.
  3. http://www.tetrapak.com/food_categories/dairy/milk/pages/default.aspx.
  4. Road Map Industri Susu. Ditjen Industri Agro dan Kimia, Departemen Perindustrian (2009).
  5. Saleh, Eniza. 2004. Dasar Pengolahan Susu dan Hasil Ikutan Ternak. Medan: Program Studi Produksi Ternak, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.