Inovasi teknologi akuakultur Suri Tani Pemuka, anak usaha Grup Japfa.
Pemenang InnovAction Competition PT Suri Tani Pemuka. Sumber: Dok. Japfa.

Pemenang InnovAction Competition, yaitu lomba karya tulis ilmiah inovasi teknologi akuakultur Suri Tani Pemuka, anak usaha Grup Japfa, dirilis Jumat, 24 September 2021, di Jakarta.

Lomba dengan tema Inovasi Menuju Industri Akuakultur 4.0 tersebut dimulai bulan Juni 2021 dengan peserta mahasiswa dan mahasiswi berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Jumlah peserta 32 kelompok dari 17 perguruan tinggi yang telah mengikuti seleksi sehingga akhirnya terpilih 8 finalis.

  1. Udang Vannamei dari Institut Pertanian Bogor dengan ide Penggunaan Kombinasi Teknologi Microbubble dan Bioflok pada Budidaya Udang Vannamei.
  2. Iwakku Tech dari PSDKU Universitas Airlangga, Banyuwangi, dengan ide Optimalisasi Sequential Batch Reactor Berbasis Teknologi 4.0 sebagai upaya Pengelolaan Limbah secara Modern untuk Mewujudkan Sustainable Aquaculture.
  3. South Star Aquaculture dari Politeknik Kelautan dan Perikanan, Pangandaran, dengan ide Aplikasi Kincir Mini Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Skala Rumah Tangga.
  4. Gravita Agni dari Universitas Brawijaya, Malang, dengan ide Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Tamarindus indica L. pada Pakan Ikan Sidat Sebagai Pencegah Infeksi Aeromonas hydrophila.
  5. SIMTASTER dari Universitas Brawijaya, Malang, dengan ide Alat Pemantau Kualitas Lobster Berbasis Mesin Learning dan Sistem IoT Guna Meningkatkan Produksi Budidaya Lobster.
  6. Raja Brawijaya dari Universitas Brawijaya, Malang, dengan ide Inovasi Teknologi Grading dan Counting Benih Udang Berbasis Artificial Intellegence Terintegrasi IoT.
  7. VEGGIN (Vaname Egg Incubator) dari Universitas Brawijaya, Malang, dengan ide Inovasi Inkubator Penetasan Telur Udang Vaname.
  8. Maggochine dari Politeknik Kelautan dan Perikanan, Sidoarjo, dengan ide Konsep Pembuatan Maggochine (Maggot Automatic Machine) Alat Pakan Ikan Mandiri Bahan Baku Maggot di Tengah Pandemi Covid-19.

“InnovAction diselenggarakan untuk meningkatkan minat generasi muda Indonesia dalam menciptakan inovasi di bidang akuakultur,” jelas Ardi Budiono, Direktur Utama PT Suri Tani Pemuka (STP).

“Tentunya InnovAction dapat menjadi sumbangsih bagi pembangunan dan pengembangan industri akuakultur yang berkelanjutan,” tambah Ardi.

Penilaian karya tulis ilmiah ide inovasi teknologi akuakultur

STP merupakan anak usaha Grup Japfa yang bergerak di bidang budidaya perikanan (akuakultur).

Berdiri 1987, STP mempunyai pabrik pakan udang dan ikan, pembenihan dan pembesaran udang dan ikan serta pabrik pengolahan hasil budidaya perikanan.

InnovAction Competition STP menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang, baik dari pelaku usaha maupun akademisi, yaitu:

  1. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Diponegoro;
  2. A. Shofy Mubarak, S.Pi., M dari Universitas Airlangga;
  3. Ir. Kukuh Nirmala, M.Sc. dari Institut Pertanian Bogor;
  4. Andi Kurniawan S.Pi, M.Eng, D dari Universitas Brawijaya;
  5. Muhammad Fuadi, M.Si., sebagai perwakilan dari STP.

Penilaian ide inovasi terdiri dari 3 aspek utama:

  1. High Impact artinya ide tersebut memiliki dampak secara ekonomi dan solusi terhadap permasalahan, serta harus mampu mengoptimalisasikan sumber daya yang dimiliki.
  2. Easy To Fix artinya ide tersebut dapat diterapkan di industri nyata, mudah diterapkan dengan biaya yang minim namun dengan hasil yang maksimal.
  3. Project Systematic artinya penyampaian presentasi kelompok harus terstruktur dan terarah, didukung oleh data yang dapat dipertanggungjawabkan, dan tiap kelompok mampu menjawab pertanyaan secara tepat dan mudah dipahami.

Delapan finalis melakukan presentasi akhir pada 22 – 23 Sepetember 21 untuk penentuan pemenang oleh dewan juri.

Tiga kelompok terpilih sebagai juara umum dan satu kelompok terpilih sebagai juara favorit:

  1. Juara 1 SIMTASTER dari Universitas Brawijaya, Malang.
  2. Juara 2 Raja Brawijaya dari Universitas Brawijaya, Malang.
  3. Juara 3 Iwakku Tech dari PSDKU Universitas Airlangga, Banyuwangi.
  4. Satu juara favorit, yaitu Maggochine dari Politeknik Kelautan dan Perikanan, Sidoarjo.

Ide menarik dari para generasi muda Indonesia

“Melalui kompetisi ini kami menemukan berbagai ide menarik dari para generasi muda Indonesia. Kami yakin bahwa ke depannya mereka ini akan menjadikan dunia akuakultur Indonesia lebih baik lagi,” kata Ardi.

Ide atas inovasi tersebut di atas bekesempatan ditinjau lebih lanjut untuk nantinya diuji coba pada operasional bisnis STP.

“KKP sangat mendukung dan mengapresiasi program InnovAction STP,” kata Tinggal Hermawan, Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam acara final InnovAction Competition, Kamis, 23 September 2021.

Program tersebut sejalan dengan kebijakan KKP dalam menyukseskan dua program utama budidaya perikanan.

Yaitu pengembangan budidaya perikanan berbasis ekspor yang didasari atas riset dan peningkatan produksi perikanan dalam negeri untuk menciptakan sentra budidaya perikanan lokal.

Cloud Hosting Indonesia

“Kompetisi ini merupakan salah satu gerbang bagi milenial untuk menghadirkan teknologi inovasi 4.0 yang dapat turut menciptakan budidaya perikanan yang mandiri dan dapat menjadi pendorong ekonomi di masing-masing daerah,” kata Tinggal.

“Tentunya kompetisi ini dapat membawa nama Indonesia bersaing di kancah internasional dengan inovasi-inovasi teknologi yang semakin berkembang,” tambah Ardi.

Syatrya Utama | Email: syatrya_utama@yahoo.com

Referensi:

Rilis External Communications Senior Officer, Corporate Affairs, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jumat, 24 September 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here